Sangat sering kita dengar istilah BAPER alia bawa perasaan dalam kehidupan kita sehari-hari. katanya sih jadi seorang yang BAPER itu cenderung gak baik, malah tambah sering dibully, di ejek, dimaki, dll.
Bukannya setiap manusia itu pasti punya perasaan, bukannya itu salah satu pembeda kita dengan hewan..
Bukankah BAPER itu fitrah yaa.. tapi kalau sampai salah arah akan membuat masalah juga sih.
Jadi BAPER itu ga masalah si selama kita bisa menempatkan sesuai porsinya, bahkan BAPER akan membuat kita peka terhadap orang lain dan bagaimana harus bersikap terhadap orang lain.
BAPER membuat kita lebih bersyukur dan BAPER bisa mendekatkan kita pada sang pencipta perasaan kan..
Maka BAPERlah pada tempatnya karena jika kita BAPER sembarangan dampaknya juga bakal buruk loh..
orang yang BAPER biasanya cenderung mudah tersinggung, mudah galau, mudah percaya, gampang dirayu dan mudah berprasangka.
Supaya kita bisa BAPER pada tempatnya maka gunakanlah juga akal, perasaan dan hati harus sejalan..
Jangan bawa perasaan aja tapi akalnya juga harus dipake dong, jangan pake akal aja tapi perasaannya juga dibawa dong.. jadi harus seimbang sesuai dengan kata hati
Bukankah Allah sudah berfirman dalam ayat cintanya

Katakanlah: "Dia-lah Yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati". (Tetapi) amat sedikit kamu bersyukur. (al-mulk:23)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar